Mataram, 23 April 2026 — Dalam rangka memperkuat motto "Toward International University", Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram sukses menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture pada Kamis, 23 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Haziq Jamil, Research Specialist dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) sekaligus Assistant Professor di Universiti Brunei Darussalam (UBD).
Mengangkat tema “An Introduction to Item Response Theory (IRT) Models”, kuliah tamu ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan materi dalam mata kuliah Teori Peluang. Acara dimoderatori oleh pengampu MK Teori Peluang, Indira Puteri Kinasih, Ph.D., dan diikuti oleh peserta yang berasal dari mahasiswa semester 2 yang menempuh mata kuliah teori peluang, dosen prodi tadris matematika FTK UIN Mataram, dosen Statistik Universitas Negeri Makasar, dan terbuka untuk umum yang antusias mendalami perkembangan terbaru dalam bidang statistika dan pengukuran pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Tadris Matematika, Dr. Erpin Evendi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya menghadirkan perspektif global dalam pembelajaran matematika. Secara khusus, beliau menekankan kepada mahasiswa, terutama peserta dari semester 2, agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Mahasiswa diharapkan mulai membangun pemahaman dasar yang kuat terkait statistika dan probabilitas, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap penerapan matematika dalam kehidupan nyata, termasuk dalam bidang evaluasi pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan tidak ragu mengeksplorasi materi yang mungkin masih terasa baru, sebagai bekal untuk menghadapi perkuliahan lanjutan.
Dalam pemaparannya, Dr. Haziq Jamil menjelaskan bahwa Item Response Theory (IRT) merupakan model statistik yang digunakan untuk memodelkan hubungan antara variabel laten dengan responsnya terhadap soal tes. Melalui pendekatan ini, penilaian tidak hanya berfokus pada skor total, tetapi juga mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan kemampuan diskriminatif setiap item.
Lebih lanjut, ia menguraikan berbagai model dalam IRT, mulai dari 1 Parameter Logistic (1PL) hingga 4PL, serta teknik estimasi yang digunakan, baik berbasis Maximum Likelihood maupun pendekatan Bayesian. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah penggunaan metode Integrated Nested Laplace Approximation (INLA) sebagai alternatif yang lebih efisien dibandingkan metode tradisional seperti MCMC, terutama untuk data berskala besar.
Kuliah ini juga menyoroti penerapan IRT dalam dunia nyata, seperti pada tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA), yang memanfaatkan model ini untuk mengukur kemampuan siswa secara lebih akurat dan adil. Selain itu, konsep seperti Differential Item Functioning (DIF) turut dibahas sebagai upaya memastikan keadilan dalam penilaian antar kelompok peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya pendekatan statistik modern dalam dunia pendidikan, sekaligus mendorong pengembangan penelitian di bidang psikometri dan analisis data pendidikan. Dengan menghadirkan pakar internasional, Prodi Tadris Matematika UIN Mataram terus berkomitmen meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring global.